ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. L DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST SECTIO CAESAREA INDIKASI KETUBAN PECAH DINI DI RS BANGIL PASURUAN

Nadia Putri Anggraini • Marlita Dewi Lestari • Riesmiyatiningdyah Riesmiyatiningdyah
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • Июнь 2019

Download full text
(Bahasa Indonesia, 118 pages)

Abstract

Sebagaian besar ketuban pecah dini adalah hamil aterm diatas 37 minggu sedangkan dibawah 36 minggu tidak terlalu banyak. Ketuban pecah dini merupakan masalah kontroversi obstetri dalam kaitannya dengan penyebabnya (Manuaba , 2010). Saat ini kebanyakan ibu sudah mengetahui apa saja macam-macam penyulit persalinan, salah satunya adalah ketuban pecah dini. Namun banyak juga ibu terutama pada ibu dengan primigravida atau ibu muda yang tidak bisa membedakan antara air ketuban dan air seni (Wikjosastro, 2008). Karena ketuban pecah dini sebelum waktunya tidak disertai dengan kontraksi maupun lendir atau darah, biasanya ibu tidak terlalu khawatir dengan keadaan tersebut. Oleh sebab itu saat datang ke rumah sakit ibu dengan ketuban pecah dini biasanya datang dengan keluhan gerakan bayi melemah tidak seperti biasanya. Kondisi seperti itu harus segera dilakukan penanganan secepatnya, jika tidak hal itu dapat menyebabkan permasalahan Melahirkan melalui operasi caesar baik atas indikasi medis maupun atas permintaan pihak pasien kini meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan dari observasi peneliti di dapatkan kenyataan angka operasi caesar dengan indikasi ketuban pecah dini di rumah sakit swasta setiap tahunnya meningkat. Menurut organisasi kesehatan (WHO) angka kejadian ketuban pecah dini pada tahun 2013 sebanyak 50-60%. Selaput ketuban berfungsi untuk menghasilkan air ketuban dan melindungi janin terhadap infeksi dan trauma. Penyebab ketuban pecah dini sampai sekarang masih belum pasti dan belum jelas, namun insiden ketuban pecah dini lebih tinggi pada wanita serviks inkompeten, polihidroamnion, selaput yang terlalu tipis, malpresentasi janin, kehamilan kembar, dan infeksi vagina atau serviks, keletihan bekerja dan multipara (Verney midwife , 2008). Tanda dan gejala pada kehamilan KPD adalah keluarnya cairan ketuban merembes melalui vagina. Aroma air ketuban berbau amis dengan ciri pucat dan bergaris warna darah (Manuaba , 2010). Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah mengidentifikasi asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosa Post Sectio caesarea indikasi Ketuban Pecah Dini di RSUD Bangil.

Metrics

  • 66 views
  • 8 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more