ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. D DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST SECTIO CAESAREA INDIKASI PRE EKLAMPSIA BERAT DI RS BANGILPASURUAN

Nora Aditya • Agus Sulistyowati • Riesmiyatiningdyah Riesmiyatiningdyah
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • June 2019

Download full text
(Bahasa Indonesia)

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu persalinan buatan dimana janin di lahirkah melalui suatu insisi pada dinding depan perut dan dinding rahim dengan syaraf rahim dalam keadaan utuhserta berat janin di atas 4500 gram Sectio caesarea biasanya dilakukan karena beberapa indikasi diantara nya komplikasi keahamilan seperti pre eklamsi, partus lama, ketuban pecah dini, letak sungsang, panggul sempit (Padila pratiwi, 2011). Namun di masyarakat setempat yang telah menderita preeklamsi dan ditandai dengan pembekakan kaki, mual dan muntah dianggap biasa pada waktu hamil. Penanganan umumnya hanya diberi kompres pada bagian yang bengkak namun tidak ada penanganan khusus misalnya memeriksakan keadaan ke ahli medis. Seharusnya pada ibu hamil sering memeriksakan kehamilannya minimal 1 bulan dua kali untuk mengetahui perkembangan janin dan kesehatan pada ibu. Agar tidak terjadi komplikasi selama kehamilan (Pernol, 2012). Preeklamsi merupakan salah satu penyebab langsung kematian ibu. Menurut WHO, angka kejadian preeklamsi berkisar antara 0,51 – 38%. Di negara maju berkisar 6-7% dan eklamsi 0,1-0,7% , sedangkan negara berkembang angka kamatian ibu disebabkan preeklamsi masih tinggi (Rosa, 2015). Di indonesia kasus preeklamsi dan eklamsi terjadi pada 6-8% pada wanita hamil. Penyebabnya masih misterius sehingga disebut penyakit disease of theory (Roeshadi, 2015). Penyebab preeklamsi belum diketahui secara pasti, namun faktor predis posisi preeklamsi adalah umur kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun, penyakit jantung, diabetes mellitus, hipertensi kronis, malnutrisi dan keadaan status sosial ekonomi yang rendah. Masalah yang kemungkinan timbul jika preeklamsia tidak di tangani adalah akan terjadi resiko preeklamsia atau pendarahan otak pada janin atau ibu, sehingga dapat menimbulkan masalah keperawatan resiko tinggi terjadi kejang karena penurunan fungsi organ (vasos pasme dan peningkatan tekanan darah). Komplikasi pada ibu dapat terjadi, solutio plasenta, pendarahan, pembekuan darah, sindrom help, ablasio retina, dan gagal jantung syok, sedangkan pada bayi mengakibatkan premature, asdiksia neonatorum, terhambatnya pertumbuhan uterus, bahkan terjadi kematian terhadap keduanya, maka perlu penanganan cepat dan tepat. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah untuk Mengidentifikasi asuhan keperawatan pada klien post op sectio caesarea indikasi pre-eklamsia di ruang bersalin RSUD Bangil.

Metrics

  • 120 views
  • 152 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more