ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN DIAGNOSA MEDIS TUBERCULOSIS PARU DI RUANG MELATI RSUD BANGIL

Wahyu Prasetio • Meli Diana • Dini Prastyo Wijayanti
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • June 2019 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 107 pages)

Abstract

Tuberkulosis paru (TB Paru) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulose yang menyerang organ paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil atau peradangan pada dinding alveolus akan mengecil (Nugroho 2014). Masyarakat yang menderita TB paru banyak yang mengalami kegagalan dalam pengobatan karena mereka menghentikan pengobatan segera setelah mereka merasa kondisinya lebih baik dan atau selama 2 bulan selama menjalani pengobatan. Penderita menghentikan pengobatan disebabkan karena kesalahan persepsi penderita TB tentang pengobatan dengan kesembuhan (Waisbord dalam Purwaningsih, 2017). Tuberkulosis paru merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut WHO (2006), secara global terdapat 8,9 juta kasus TB dan kira-kira 1,6 juta atau 27 per 100 ribu orang meninggal karena penyakit TB (Depkes 2007). Di Indonesia, TBC merupakan masalah kesehatan baik dari sisi angka kematian (mortalitas), angka kejadian penyakit (morbiditas), maupun diagnosis dan terapinya. Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis), sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Kuman Tuberkulosis berbentuk batang, mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan, oleh karena itu disebut pula sebagai basil tahan asam (BTA). Gejala umumnya berupa batuk terus menerus dan berdahak selama 3(tiga) minggu atau lebih. Gejala lain yang sering dijumpai adalah dahak bercampur darah, batuk darah, sesak napas dan rasa nyeri dada, badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan menurun, rasa kurang enak badan (malaise), berkeringat malam walaupun tanpa kegiatan, demam meriang lebih dari sebulan, tak dapat mencerna, turgor kulit buruk, kulit kering dan bersisik, kehilangan otot dan kehilangan lemak subkulan. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada Tn. S dengan diagnosa medis Tuberculosis Paru di Ruang Teratai RSUD Bangil.

Metrics

  • 89 views
  • 63 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more