ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSA MEDIS ANGINA PECTORIS DI RUANG HCU MELATI RSUD BANGIL - PASURUAN

Irfan Febriyanto • Dini Prastyo Wijayanti • Agus Sulistyowati
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • June 2019 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 108 pages)

Abstract

Penyakit Angina Pectori atau penyakit Kardiovaskular adalah suatu syndrome yang di tandai dengan rasa nyeri hebat yang berasal dari jantung dan terjadi sebagai respon terhadap suplai oksigen yang tidak adekuat ke sel –sel miokardium. Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri, punggung, ke rahang, atau ke daerah abdomen kadang-kadang juga menjalar ke lengan kanan keluhannya dapat berupa cepat capai, sesak nafas pada saat aktivitas, yang disebabkan oleh gangguan fungsi akibat ischemia miokard (Corwin, 2009). Penyakit kardiovaskuler menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Badan kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan 29% atau 17,1 juta pasien meninggal setiap tahun di dunia karena sakit jantung. Diprediksi bahwa pada tahun 2020 lebih dari 80% kasus akan menyebar di seluruh Negara di dunia (Xie et al. 2014). 2 Dalam Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT [1992] dalam Andarmoyo & Nurhayati [2014]) menyebutkan bahwa total kematian di Indonesia 16,4 % adalah penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah. Penyebab angina pectoris organ utama dalam tubuh dimana peredaran darah dan oksigen harus selalu lancar agar tubuh lainnya dapat bekerja dengan baik. darah di alirkan menuju jantung melalui dua pembuluh darah besar yang dinamakan arteri koroner. dalam jangka waktu tertentu, arteri beresiko diendapi plak seperti lemak, kolestrol, kalsium dan zat lainnya yang mengakibatkan pembuluh darah menyempit dan tersumbat. Kondisi ini mengakibatkan otot jantung bekerja lebih, khususnya pada saat melakukan aktivitas berat, yang pada akhirnya berpotensi mengakibatkan gejala angina pektoris umumnya di tandai dengan rasa nyeri pada dada seperti ditekan, berat, dan tumpul. nyeri dapat menyebar atau hanya bisa di rasakan di lengan kiri, leher, rahang, dan punggung, gejala lainnya dapat di alami meliputi; sesak nafas, merasakan nyeri seperti gejala penyakit asam lambung, mual, mudah lelah, gelisah, keringat berlebihan, akibat terjadinya angina pectoris kurangnya darah dan oksigen yang menuju jantung. Ini bisa menjadi gejala penyakit arteri koroner, atau ateroklerosis di mana terjadi penumpukan kolestrol dan lemak (plak) di dalam arteri koroner jantung. Peran perawat sebagai salah satu anggota tim kesehatan mempunyai peran dalam melakukan asuhan keperawatan pada klien dengan penyakit seperti angina pectoris yang meliputi peran promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitas. Dalam upaya promotif perawat berperan dengan memberikan pendidikan kesehatan meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala dari penyakit sehingga dapat mencegah bertambahnya jumlah penderita. Dalam upaya preventif, perawat memberi pendidikan kesehatan mengenai cara-cara pencegahan agar klien tidak terkena penyakit dengan membiasakan pola hidup sehat. Penyusunan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosa Angina Pektoris di ruang CVCU RSUD Bangil.

 

Metrics

  • 2051 views
  • 4354 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more