ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. M DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST SC DENGAN INDIKASI PRE EKLAMSIA BERAT (PEB) DI RUANG MAWAR RSUD BANGIL PASURUAN

Lia Agustin • Marlita Dewi Lestari • Kusuma Wijaya Ridi Putra
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • June 2019

Download full text
(Bahasa Indonesia, 116 pages)

Abstract

Melahirkan dengan cara operasi disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor utama dilakukan section caesarea adalah pre eklamsia berat.Pre eklamsia berat suatu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan timbulnya hipertensi(tekanan darah)160/110 mmHg atau lebih diserai proteinuria atau edema pada kehamilan ke20 minggu atau lebih awal terjadi (Prawiroharjo,2008). Dimasyarakat terutama pada ibu hamil kebanyakan ibu kurang menyadari dan memahami tentang tanda-tanda pre eklamsia berat seperti pembengkakan pada kaki,sakit kepala,berat badan meningkat. Tanda-tanda tersebut dianggapnya sebagai masalah yang normal yang dialami pada ibu hamil. Dilingkungan yang terpencil jauh dari fasilitas kesehatan banyak ibu yang kurang menyadari terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan atau biasa disebut dengan ANC (Ante Natal Care). Sebagian besar ibu hamil memilih membeli obat di warung terdekat dan berharap dapat mengurangi rasa sakit yang dialaminya. Biasanya seorang ibu hamil akan melakukan pemeriksaan saat gejala yang dialami terasa sudah mengganggu aktivitas seperti sakit kepala yang lebih sakit dari biasanya dan berkepanjangan. Ketika sudah melakukan pemeriksaan barulah diketahui bahwa ibu tersebut mengalami PEB. Di Negara maju angka Kejadian sectiocaesarea meningkat dari 5% pada tahun yang lalu sekarang menjadi 15%. Menurut statistik tentang 3.509 kasus sectio caesarea adalah disproporsi janin panggul 21% ,gawat janin 14 % , plasenta previa 15%, pernah section caesarea 12%, kelainan letak janin 10%, pre eklamsia dan hipertensi 7% (Wiknjasastro,2005). Di Negara berkembang, AKI sebesar 585/100.000 kelahiran hidup. Penyebab dari pre eklamsia berat sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Faktor yang dapat mepengarui pre eklamsia berat adalah usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari dari 35 tahun, peningkatan masa tubuh sperti ibu yang melahirkan pertama kali, ukuran plasenta yang besar , ibu yang merokok , dan adanya riwayat hipertensi pada kehamilan yang sebelum nya. Dikata kan pre eklamsia berat, bila disertai tekanan darah160/110mmHg atau lebih ,oliguria, urin kurang dari 400cc/24 jam, proteinuria lebih dari 3gr/liter, adanya gangguan cerebral, gangguan virus serta nyeri di epigastrium (rongga perut), terdapat edema paru dan sianosis(Abadi,2008). Karya ilmiah ini dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosa section caesarea dengan indikasi pre eklamsia berat (PEB) di RSUD Bangil Pasuruan.

Metrics

  • 619 views
  • 854 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more