ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.A DENGAN DIAGNOSA MEDIS GASTROENTRITIS DI RUANG ASHOKA RSUD BANGIL – PASURUAN

Debi Eka Novia Putri • Riesmiyatiningdyah Riesmiyatiningdyah • Agus Sulistyowati
Thesis Kerta Cendekia Nursing Academy • June 2019

Download full text
(Bahasa Indonesia, 144 pages)

Abstract

Diare merupakan pengeluaran feses yang tidak normal dan cair. Bisa juga didefinisikan sebagai buang air besar yang tidak normal dan berbentuk cair dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya. Bayi dikatakan diare bila sudah lebih dari 3 kali buang air besar, sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari 4 kali buang air besar (Dewi, 2010). Menurut masyarakat, penyebab diare ada yang langsung terhadap anak yaitu masuk angin, terlalu lama mandi, makan makanan rasa asam (kecut), dan tidak langsung bila ibu menyusui masuk angin atau makan makanan yang pedas-pedas, air susu menjadi jelek dan anak menderita mencret. Tidak ada kepercayaan bahwa diare disebabkan oleh roh halus. Persepsi masyarakat/ibu-ibu tentang diare dan penyebabnya menghasilkan perilaku pengobatan diare pada anak sebagai berikut: Mula-mula ditangani sendiri dengan ramuan tradisional, bila tidak sembuh diobati dengan pil "Ciba" yang dijual bebas di warung-warung yang tersebar di desa, bila tetap belum sembuh baru di bawa ke petugas kesehatan (Sumarno, 1995). Diseluruh dunia anak yang menderita diare terdapat kurang lebih 500 juta anak setiap tahunnya, dan 20% dari seluruh kematian pada anak yang hidup di Negara berkembang berhubungan dengan diare serta dehedrasi (Wong, 2008). Departemen Kesehatan Nasional menyebutkan setiap tahunnya 100.000 balita meninggal dunia karena diare (Kementrian Kesehatan RI, 2011). Diare dapat menyebabkan beberapa komplikasi berikut: Dehidrasi akibat kekurangan cairan dan elektrolit, Renjatan hipovolemik akibat menurunnya volume darah dan apabila penurunan volume darah mencapai 15-25%BB maka akan menyebabkan penurunan tekanan darah, Hipokalemia dengan gejala yang muncul adalah meteorismus, hipotoni otot, kelemahan, bradikardi, dan perubahan pada pemeriksaan EKG, Hipoglikemia, Kejang, Intoleransi laktosa sekunder sebagai akibat defisiensi enzim laktosa, malnutrisi protein (Dewi,2010). Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada anak dengan diagnose Gastroenteritis (diare) di ruang Asoka RSUD Bangil.

Metrics

  • 149 views
  • 1479 downloads

Publisher

Kerta Cendekia Nursing Academy

Kerta Cendekia Nursing Academy is one of the universities in the field of health, especially nurs... see more